Tampilkan postingan dengan label Cerita Islami Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Islami Menarik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Agustus 2013

Bila Al-Qur'an Dapat Berbicara

Bila Al-Qur'an Dapat Berbicara :


Semoga Dapat Memberikan Hikmah Buat KIta Semua ...

Bacalah Kawan .




Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu aku, kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa...

Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu … surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di Masjid.....

Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang, engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku Berbunyi
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu

Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Sepak Bola , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita dan gambar .

Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.

Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.

Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Sentuhlah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di Mesjid kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Maha benar Allah S.W.T, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana..

Subhanallah ... Bacalah Kawan Karna Al Qur'an Kelak Yang Akan Menyelamatkan Kita   Umat Manusia..

      Allahhu Akbar Allah Maha Agung.... Sangat Mengharukan... 

Rabu, 21 Agustus 2013

KISAH DIALOG ABU HANIFAH DENGAN ILMUWAN KAFIR

Ass. Ayo Kita Saksikan Dialog Antara Abu Hanifah Dengan Ilmuwan Kafir . Semoga Bisa Memberi Hikmah Dari Apa Yang Akan  Kawan-Kawan Baca.


Yuk Simak Kisahnya …

 “Pada suatu hari, kota Baghdad didatangi oleh seorang Ilmuwan Yahudi bernama Dahri. Kedatangannya membuat  gempar dikalangan umat Islam. Dahri mencoba merusak  pegangan umat Islam dengan membahas soal-soal yang berhubungan  dengan ketuhanan. Para ulama Di Baghdad Mendengar Berita Itu Dan Berniat Untuk Bertemu Dengan Ilmuwan Kafir Tersebut.

Singkat cerita , Setiap Para ulama Yang bertemu dengan Dahri  kalah dalam berdialog. Dahri Pun Semakin Jumawa Karna Berhasil Mengalahkan Para Ulama Tersebut. Dari kejadian ini  Lalu para  Khalifah memerintahkan beberapa orang menteri meninjau ke daerah lain, kalau-kalau masih ada ulama yang Sanggup  untuk berhadapan dengan  Dahri.  Akhirnnya wakil Khalifah menemui Imam Hammad bin Abi Sulaimann Al-Asy ari, seorang ulama yang tidak kurang juga ketokohannya.

Khalifah memerintahkan supaya hari perdebatan antara Imam Hammad dan Dahri disegerakan. Dan Saat  bersejarah itu Digelar di Masjid Jamek di tengah-tengah kota Baghdad. Sehari  sebelum pertemuan, Masjid Jamek telah penuh sesak dengan orang ramai. Masing-masng menaruh harapan agar Imam Hammad berjaya menumbangkan Dahri kerana beliaulah satu-satunya ulama yang diharapkan.

“Subhanallah. … Subhanallah …. Walauhaulawala quwwata illa billahi aliyyil azim….!” Lidah Imam Hammad terus melafazkan kalimat Tersebut.. Dia beristighfar terus. Rasanya sudah tidak sanggup telinganya mendengar  bermacam kata-kata  yang dilemparkan oleh Dahri yang biadab dan matarialis itu. Mempertikaikan KeEsaan Allah SWT bukanlah perkara kecil dalam Islam. Ini Sudah Melampaui batas! Hatinya cukup pedih. Roh ketauhidannya bergelora. Mau rasanya dipenggal leher si Dahri yang angkuh itu.

Keesokannya, pagi-pagi muncul Abu Hanifah, murid Imam Hammad yang paling disayanginya. Nama yang sebenarnya ialah Nu’ man, yang ketika itu usiannya masih remaja. Dia Melihat Keadaan Gurunya  Yang Gelisah,.  Abu Hanifah pun bertanya. Lalu Imam Hammad menceritakan keadaan yang sebenarnya. Dan Saat itu Hammad teringat  akan mimpinya tadi malam , lalu Menceritakan kepada muridnya itu. Abu Hanifah mendengarnya dengan penuh khusyuk.

“…Aku bermimpi ada sebuah dusun yang amat luas Dan Sangat  indah. Di sana kulihat ada sepohon kayu yang rendang dan lebat buahnya. Tiba-tiba, keluar seekor  Binatang Buas dari ujung kampung. Lalu habis dimakannya buah-buahan yang masak ranum dari pohon itu. Hingga daun dan dahan-dahannya habis  Di makan. Yang tinggal cuma batangnya saja. Dan saat  Hendak memakan Batangnya keluar seekor harimau dari  umbi pohon rendang tadi lalu menerkam binatang buas tersebut  dengan gigi dan kukunya yang tajam.Lalu,binatang  buas itu mati saat itu juga.”

Hammad termenung seketika. Kekalutan fikirannya  yang telah dicetuskan Dahri, yang telah membuat pegangan aqidah umat ini goyah, tidak boleh di biarkan. Wajahnya yang tenang bagai air sungai yang mengalir jernih, masih nampak bercahaya walau di saat genting. Setelah Mendengar Mimpi Gurunya Dia Meminta Izin Kepada Gurunya Untuk Menafsirkan Mimpi Tersebut.. Dengan Izin Allah Ia Menjelaskan Kepada Gurunya.

Satu kelebihan Abu Hanifah ialah beliau juga dikaruniakan Allah S.W.T  ilmu menta’bir mimpi, sebagai mana nabi Allah Yusuf As. Pada pengamatannya juga, mimpi tersebut akan memberi petanda baik bahwa si Dahri pasti akan menerima  ganjarannya nanti.

” Apa yang tuan lihat dalam mimpi tuan  Adalah sebuah  dusun yang luas lagi indah itu adalah Ibaratkan kepada agama Islam kita. Pohon  yang berbuah lebat itu adalah ibaratkan kepada para ulama. Dan sepohon kayu itu adalah tuan sendiri.  Dan binatang buas yang tiba-tiba muncul dan merusak pohon tersebut  ialah si Dahri. Dan  harimau yang keluar lalu membunuh binatang buas  tadi… adalah saya…” jelas Abu Hanifah.

Beliau juga memohon izin untuk membantu gurunya berhadapan dengan si Dahri.  Betapa gembiranya hati  Iman Hammad saat mendengar  pernyataan muridnya sendiri. Maka berangkatlah Abu Hanifah  bersama gurunya untuk pergi ke Masjid Jamek di mana majlis dialog akan diadakan, yang dihadiri oleh orang banyak orang dan Khalifah. Seperti biasanya, sebelum menyampaikan pernyataannya, Dahri mencibir dan melecehkan ulama dengan bersuara lantang dari atas mimbar.

” Hai Dahri, apa yang sedang kau katakan,. Tiba-tiba suara Abu Hanifah memeranjatkan Dahri dan menyentakkan kaum Muslimin yang hadir. Dahri sendiri terkejut. Matanya memandang tajam mata Abu Hanifah.

” Siapa kamu hai anak muda? Berani sungguh kamu Berteriak. Tahukah kamu,  ulama yang hebat-hebat, yang bersurban dan berjubah telah ku kalahkan…!” Lantang suara Dahri kepada  Abu Hanifah.

” Wahai Dahri,” balas Abu Hanifah,” sesungguhnya Allah tidak mengkaruniakan  kemuliaaan dan kebesaran itu pada serban atau jubah. Tetapi Allah mengkaruniakan kemuliaan kepada orang-orang yang berilmu dan bertaqwa.”  Abu Hanifah lalu membacakan sebuah firman Allah SWT yang berbunyi:

” Allah telah meninggikan darajat orang beriman dan berilmu diantaramu beberapa darajat.” (Al-Mujadilah : 11 )

Geram rasanya hati Dahri mendengar  Pernyataan  pemuda ini. Maka berlangsunglah majlis dialog.perdebatan antara Abu Hanifah dengan tokoh Ad- dahriayyah, yang terkenal dengan pemikiran materialis dan ateisnya itu, berlangsung dengan mendebarkan.

“Benarkah Allah itu ada?,” tanya Dahri membuka  majlis dialognya.

“Allah memang ada,” tegas Abu Hanifah.

“Kalau Allah  ada, di manakah tempatnya..? ?”  Suara Dahri semakin meninggi.

“Allah tetap ada tetapi dia tidak bertempat!” jelas Abu Hanifah.

“Heran, kau mengatakan  Allah itu wujud, tetapi tidak bertempat …?” bantah Dahri sambil melemparkan senyuman sinisnya kepada hadirin.

Coba kau lihat pada dirimu sendiri. Bukankah pada dirimu itu ada nyawa…” Abu Hanifah mula berkata. Para hadirin memerhatikan gaya ilmuan muda ini berpidato dengan penuh semangat.

“Iya, memang aku ada nyawa, dan memang setiap makhluk yang bernafas itu ada nyawa…!” sahut Dahri.

“Tetapi apakah kau tahu di manakah letaknya nyawa atau rohmu itu…? Dikepalakah, diperutkah atau dibawah  telapak kakimu..?” Tersentak Dahri seketika. Orang  mulai berbisik-bisik.  Setelah itu Abu Hanifah mengambil segelas susu lalu ditunjukkan pada Dahri, sambil berkata: ” Apakah dalam air susu ini ada terkandung lemak…?”

Dahri menjawab, “Ya,.

Abu Hanifah bertanya lagi, “Kalau begitu dimanakah lemak itu berada…? Di bagian atasnyakah atau dibawahkah.. .?” Sekali lagi Dahri terserentak, tidak mampu menjawab pertanyaan Abu Hanifah .  “Untuk mencari dimanakah beradanya roh dalam jasad dan dimanakah kandungan lemak dalam air susu ini pun kita tidak tahu, mana mungkin kita dapat menjangkau dimanakah beradanya Zat Allah SWT di alam raya ini? Zat yang telah menciptakan  dan mengatur seluruh alam ini termasuk roh dan akal dangkal kita ini, pun ciptaan-Nya, yang tunduk dan patuh di bawah urusan mengatur  kerajaan-Nya Yang Maha Agung…!” Suasana menjadi agak bingar. Dahri terpaku di kursi. Terbungkam lidahnya. Merah mukanya karena malu. Tapi dia masih belum putus asa dia lalu berdiri dan berteriak .

“Hai anak muda!  Apakah  Yang Ada sebelum Allah. Dan apa  yang muncul sesudah ALLAh  nanti…” Semua mata tertumpu pada Abu Hanifah, murid Imam Hammad yang pintar ini.

“Wahai Dahri! Tidak ada suatu pun yang Ada  sebelum Allah Taala dan tidak ada sesuatu jua yang akan muncul selepas-Nya. Allah SWT  tetap Qadim dan Azali. Dialah yanng Awal dan Dialah yang Akhir”, tegas Abu Hanifah, ringkas tapi padat.

“Sungguh Aneh! Mana mungkin begitu…. Tuhan Ada  tanpa ada permulaan Nya? Dan mana mungkin Dia pula yang terakhir tanpa ada lagi yang selepas Nya….?”  Dahri mencoba  berdalih dengan  fikiran logisnya.

Dengan tersenyum Abu Hanifah menjelaskan,  “Ya!  Dalilnya ada pada diri kamu sendiri.  Coba kau lihat pada  ibu jari mu itu. Jari apakah yang kau lihat  berada sebelum ibu  jari ini..?”  Sambil  menunjuk  ibu jarinya ke langit. Dan beberapa hadirin turut berbuat demikian.  Dan pada jari kelingking  kamu,  ada lagikah jari selepasnya..  Dahri melihat  jarinya. Tidak terfikir olehnya  persoalan yang sekecil itu yang diambil oleh Abu Hanifah.  Jadi…! Kalaulah pada jari kita yang kecil ini pun, tidak mampu kita fikir, apalagi Allah SWT  Zat Yang Maha Agung itu, yang tiada suatu pun yang mendahului-Nya dan tiada sesuatu yang  setelah-Nya.”

Sekali lagi Dahri tercenggang. Bungkam. Namun masih tidak berputus asa untuk mematahkan argument  anak muda yang telah mempermalukan nya di depan  khalayak ramai. Khalifah memerhatikan  gelagat Dahri dengan penuh tanda tanya. Dahri berfikir seketika, mencari jalan, mencari ide.  Lalu tiba-tiba Semacam suatu ilham baru telah merasuk  fikirannya, Iapun tersenyum.  Hati Dahri bergejolak  bagai air tengah menggelegak.

“Ini  pertanyaan  yang terakhir buat mu, hai.. budak mentah!”  Sengaja Dahri mengeraskan suaranya agar bisa menutupi  rasa malunya itu.

“Allah itu ada, kata mu. Ha! apakah pekerjaan Tuhan mu Saat  ini ?” pertanyaan  tersebut membuat Abu Hanifah tersenyum riang.

“Ini  pertanyaan  yang sungguh menarik. Jawab Abu Hanifah.  Jadi  harus  dijawab dari tempat yang tinggi  supaya dapat didengar oleh semua orang,” Katanya.  Dahri pun  berjalan turun meninggalkan mimbar masjid Jamek,  Yang Sejak Dari Tadi Ia Kuasai dan memberi tempat untuk Abu Hanifah:

“Wahai sekalian manusia.  Ketahuilah bahwa kerja  Allah saat ini ialah memindahkan yang bathil sebagaimana Dahri yang berada di atas mimbar, diturunkan Allah ke bawah mimbar. Dan Allah juga telah menaikkan ku sebagaimana aku, yang berada di sana, telah dinaikkan ke atas mimbar Masjid Jamek ini… !”

Bagai halilintar, pernyataan  Abu Hanifah seakan  menampar  ke dua pipi Dahri. Seiring dengan itu bergemalah  Suara  takbir dari Para Hadirin. Mereka memuji-muji  kewibawaan Abu Hanifah yang telah berhasil  menyelamatkan Islam dari lidah Dahri yang sesat lagi menyesatkan itu. Sehingga sampai  hari ini, nama Imam Abu Hanifah terus  dikenal  keseluruh  dunia sebagai  seorang  Fuqaha dan salah seorang Imam Mujtahid Mutlak yang empat.  Kemunculan Mazhab Hanafi dalam fiqh Syar’iyyah,  juga memberi berkat bagi Abu Hanifah ...

Wassalam …

Sungguh Sangat Menabjukkan Pernyataan dari  Iman abu Hanifah, Bisa Membuat Dahri Tak Berdaya . Dan  Mengambil Perumpamaan dari hal-hal kecil yang tak pernah terlintas di fikiran kita …  Subhanallah Kalau Allah S.W.T  Berkehendak apa Yang Tidak Mungkin …

Mohon  maaf Kawan-Kawan kalau dalam penulisan Ini Masih ada kesalahan... Karna aku masih Belajar.. Mohon saran dan masukannya agar bisa lebih baik lagi... Thanks

DI Lihat Dari Berbagai Sumber

RAHASIA TERSEMBUNYI PADA SOLAT LIMA WAKTU

Ass. Berbagi Ilmu Kepada Kawan-Kawan Tentang Rahasia Yang Ada Pada Shalat Lima Waktu. Dan Keterkaitannya Dengan Alam Ini… Semoga Memberi Pelajaran Kepada Kita Ummat Manusia ...

Subhanallah …

Baca Ceritanya

Waktu Subuh

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.

Ini karna tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa). Di sini juga dapat kita bahas akan rahasia diperintahkan solat diawal waktu.

Saat azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenarnya  sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi. Jadi Kawan-Kawan Jangan Pernah Meninggalkan Sholat Subuh  Anda .

Waktu Dhuhur

Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Dhuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat duhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Jadi Kawan-Kawan Jangan Pernah Meninggalkan Sholat Dhuhur Anda .

Waktu Ashar

Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif. Rahasia warna oren ialah kreativiti. Orang yang kerap tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitinya dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar ini jasad dan roh seseorang ini terpisah . Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Ashar ini amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kita.  Jadi Kawan-Kawan Jangan Pernah Meninggalkan Sholat Ashar  Anda .

Waktu Maghrib

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka resonan dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga seelok-eloknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu) kerana banyak interferens (nteraksi) berlaku pada waktu ini yang boleh mengelirukan mata kita. Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang. Jadi Kawan-Kawan Jangan Pernah Meninggalkan Sholat maghrib  Anda .

Waktu Isya

Apabila masuk waktu Isya, Alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki  fase Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak. Mereka yang kerap ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini bernama delta di mana keseluruhan sistem tubuh berada dalam kerehatan.

Selepas tengah malam, alam mula bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana ianya bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus. Tubuh sepatutnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.

Begitulah secara ringkas keterkaitan waktu shalat dengan warna alam. Manusia kini Harus telah sadar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam kaedah meditasi yang diciptakan seperti  taichi, Yoga dan Lain sebagainya. Semuanya diciptakan  untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh.

Kita  sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur kerana telah di karuniakan  syariat shalat oleh Allah S.W.T. tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini.

Hakikat ini seharusnya memberi  pelajaran kepada  kita bahwa Allah S.W.T. mewajibkan shalat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta kerana Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat memerlukannya. Rugilah kita sebagai manusia yang amat Malas  dalam menjaga shalatnya. tapi sibuk dalam Hal Yang Lain …


SUMBER  http://trisanin.blogspot.com

Selasa, 20 Agustus 2013

10 PERMINTAAN IBLIS KEPADA ALLAH SWT

Assalamu'alaikum wr. wb. Kawan-Kawan..

Namanya iblis laknatullah memiliki cita-cita untuk menjurumuskan manusia agar berbuat sesat.

Karena iblis sudah dimurkai dan dilaknat oleh Allah SWT, maka iblis pun memiliki permintaan-permintaan kepada Allah SWT.

Kisahnya :

Iblis berkata, Wahai Muhammad, aku tidak bisa menyesatkan orang, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan maka tidak akan tersisa seorangpun, sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat memberikan hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yamg menyampaikan amanah . Jika kau bisa memberi hidayah maka tak ada seorangpun yang kafir di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya.

Orang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya, sedangkan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara sejak dalam kandungan.
(Hadits riwayat, Muadz bin Jabal ra & dari Ibnu Abbas ra.)

IBLIS

Allah SWT berfirman,

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ ١١٨
إِلا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ١١٩

Artinya:
118. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka Senantiasa berselisih pendapat,
119. kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. dan untuk Itulah Allah menciptakan mereka. kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: Sesungguhnya aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.
(QS. Hud :118-119)

Allah SWT berfirman

مَا كَانَ عَلَى النَّبِيِّ مِنْ حَرَجٍ فِيمَا فَرَضَ اللَّهُ لَهُ سُنَّةَ اللَّهِ فِي الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ قَدَرًا مَقْدُورًا٣٨  

Artinya:
"Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku.."
(QS.Al Ahzab :38)

Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan tinta pena telah lama kering . Maha suci Allah yang telah menjadikanmu pemimpin para nabi dan Rasul , pemimpin penduduk surga dan telah menjadikan aku pemimpin penduduk neraka jahanam .

Aku ini si celaka terusir. Inilah yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.

10 Permintaan Iblis Kepada Allah Swt adalah sebagai berikut:

1. Aku meminta agar Allah membiarkanku berbagi alam harta dan anak manusia ,Allah mengizinkan " Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka (tetapi) tidaklah janji setan kecuali semua itu tipuan"(QS.Al Isra-64)
Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan.Aku juga makan makanan haram yang bercampur dengan riba . ku makan juga makanan yang tidak dibacakan atas nama Allah.

2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang-orang yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada setan.

3. Aku minta agar aku bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan tidak untuk tujuan yang halal.

4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagi masjidku.

6. Aku minta agar Allah menjadikan sya'ir ( dari penyair) sebagai qur'anku.

7. Aku meminta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

8. Aku meminta agar Allah memberikanku saudara , yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat . Allah berfirman "Orang yang boros adalah saudara-saudara setan."
(QS.Al Isra' 27)

9. Aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa
melihatku. (dengan seizin Allah hanya sebagian saja yang bisa melihatku)

10. Aku meminta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab " silahkan " dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku dihari kiamat.

Semoga Kita Bisa Mendapat Hikmah Dari Apa Yang Telah Anda BAca.. Dan Semoga Allah SWT Selalu Memberikan Kita hidayahnya Agar Tidak Terjerumus Dalam Lingkaran Iblis Yang Terkutuk ...


Sumber: syajaratul kaun dan hikayah iblis.
Gambar :http://2.bp.blogspot.com

KISAH SI PEMBUNUH 100 ORANG TAUBATNYA DITERIMA

Assalamu'alaikum wr. wb. Kawan-Kawan

Kisah ini sudah sangat terkenal, Mungkin Sudah Banyak Dari Anda Yang Sudah membacanya. Waktu Masih Sekolah Guru Agama Aku Pernah Menceritakannya Pada Kami Siswanya … Dan Alhamdulillah Kisah Ini Masih Aku Ingat Sampai Sekarang. Dan Aku Bagi Kepada Kawan-Kawan Yang Belum Pernah Mendengar Kisah Ini … Semoga Memberikan Hikmah Setelah Kawan-Kawan Membacanya.

Berikut Kisahnya :

Lelaki ini telah berlumuran darah, jari jemarinya, pakaiannya, tangan dan pedangnya semuanya basah oleh darah. Lelaki pelaku kejahatan ini telah melumuri dirinya dengan darah jiwa yang diharamkan oleh Allah membunuhnya serta mencabut nyawa mereka.Sesudah dirinya berlumuran dengan kejahatan dan dosa besar ini, dia menyadari kesalahannya.

Maka keluarlah ia dengan pakaian yang berlumuran darah, sedang pedangnya masih meneteskan darah segar dan jari jemarinya belepotan darah juga. Ia datang bagaikan seorang yang mabuk, gelisah, ketakutan seraya bertanya-tanya kepada semua orang,.

"Apakah aku masih bisa diampuni?"

Orang-orang berkata,

"Kami akan menunjukkanmu kepada seorang rahib yang tinggal di kuilnya, maka sebaiknya kamu pergi ke sana dan tanyakanlah kepadanya apakah dirimu masih bisa diampuni."
Dia menyadari bahwa tiada yang dapat memberi fatwa dalam masalah ini, kecuali hanya orang-orang yang ahli dalam hukum Allah. Ia pun pergi ke sana, ke tempat rahib itu, seorang ahli ibadah dari kalangan kaum Bani Israil.

Pertemuan Dengan Rahib.

Dia pergi melangkah dengan langkah yang cepat dengan penuh penyesalan karena dosa-dosa yang telah dilakukannya. Lalu ia mengetuk pintu kuil si rahib tersebut. Lelaki pembunuh itu masuk dan ternyata pakaiannya masih berlumuran darah segar, membuat si rahib kaget bukan kepalang.
Si rahib berkata,.

"Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu."

Si pembunuh bertanya,

"Wahai rahib ahli ibadah, aku telah membunuh 99 orang, maka masih adakah jalan bagiku untuk bertobat?"
Si rahib spontan menjawab,
"Tiada taubat bagimu."

Akhirnya si pembunuh ini putus asa memandang kehidupan ini. Di matanya, dunia ini terasa gelap, kehendak dan tekadnya melemah, dan keindahan yang terlihat di matanya menjadi buruk. Si pembunuh ini akhirnya mengangkat pedangnya dan membunuh rahib itu sebagai balasan yang setimpal untuknya.
guna menggenapkan 100 orang manusia yang telah dibunuhnya. 

Selanjutnya ia keluar menemui orang-orang guna menanyakan lagi kepada mereka, bukan karena alasan apa, melainkan karena jiwanya sangat menginginkan untuk taubat dan kembali ke jalan Tuhannya serta menghadap kepada-Nya.

Ia bertanya kepada mereka,

"Masih adakah jalan untuk bertaubat bagiku?"

Mereka menjawab,

"Kami akan menunjukkanmu kepada Fulan bin Fulan, seorang ulama, bukan seorang rahib, yang ahli tentang hukum Tuhan."

Pertemuan Dengan Orang Alim.
Setelah pembunuh itu ditunjukkan ke tempat seorang alim, akhirnya si pembunuh itu pergi menemui orang alim itu yang pada saat itu berada di majelisnya sedang mengajari generasi dan mendidik umat. Orang alim itu pun tersenyum menyambut kedatangannya. Begitu melihatnya, ia langsung menyambutnya dengan hangat dan mempersilahkan duduk di sebelahnya setelah memeluk dan menghormatinya.

Ulama bertanya,

"Apakah keperluanmu datang kemari?"

Ia menjawab,

"Aku telah membunuh 100 orang yang terpelihara darahnya, maka masih adakah jalan taubat bagiku?"
Ulama itu balik bertanya,
"Lalu siapakah yang menghalang-halangi antara kamu dengan taubat dan siapakah yang mencegahmu dari melakukan taubat?
Pintu Allah terbuka lebar bagimu, maka bergembiralah dengan ampunan, bergembiralah dengan perkenan dari-Nya, dan bergembiralah dengan taubat yang mulus."

Si  pembunuh berkata,

"Aku mau bertaubat dan memohon ampun kepada Allah."

Ulama berkata,

"Aku memohon kepada Allah semoga Dia menerima taubatmu."
Selanjutnya Ulama itu berkata kepadanya,
Sesungguhnya engkau tinggal di kampung yang jahat, karena sebagian kampung dan sebagian kota itu adakalanya memberikan pengaruh untuk berbuat kedurhakaan dan kejahatan bagi para penghuninya. Barang siapa yang lemah imannya di tempat seperti itu, maka ia akan mudah berbuat durhaka dan akan terasa ringanlah baginya semua dosa, serta menggampangkannya untuk melakukan tindakan menentang Tuhannya, sehingga akhirnya ia terjerumus ke dalam kegelapan lembah dan jurang kesesatan.

Akan tetapi, apabila suatu masyarakat yang di dalamnya ditegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar, maka akan tertutuplah semua pintu kejahatan bagi para hamba. Oleh karena itu, keluarlah kamu dari kampung yang jahat itu menuju ke kampung yang baik. Gantikanlah tempat tinggalmu yang lalu dengan kampung yang baik dan bergaullah kamu dengan para pemuda yang shalih yang akan menolong dan membantumu untuk bertaubat.

Singkat cerita, akhirnya sang pembunuh meninggalkan kampung itu dan pergi ke tempat yang ditunjuk oleh orang alim terakhir sambil menangis dan menangis menyesali semua perbuatnnya. Dari satu kampung ke kampung lain telah dilewatinya dan semakin dekat denga tempat yang dituju. Belum sampai pada tempat yang dituju, sang pembunuh ini meninggal di tengah perjalanan.

Apakah taubatnya diterima Allah SWT?

Saat itu turunlah 2 orang malaikat yang memperebutkan sang pembunuh, yang seorang berkeyakinan untuk menceburkannya ke dalam neraka dan seorang lagi berkeyakinan untuk memasukkannya ke dalam surga.
Karena perebutan terjadi, maka mengadulah kedua malikat itu kepada  Allah SWT. Allah SWT memberikan perintah untuk mengukur jarak antara kampung maksiat dengan tempat yang dituju. Setelah diukur, ternyata sang pembunuh sudah mendekati jarak dengan kampung orang alim (tempat yang ditujunya).

Maka Surgalah tempat orang itu berada.

Subhanallah...

Sungguh besar sekali pengampunan Allah SWT kepada hambanya. Tak terkirakan dosa yang dilakukan manusia, Allah SWT tetap memberikan ampunan selama orang tersebut mau bertobat dengan taubatan nasuha.

Begitulah Kawan-Kawan, kisah Seorang Pembunuh yang telah membunuh sebanyak 100 orang.
Semoga bermanfaat...


Gambar :  http://www.berita8.com

NABI YANG MAMPU MENAHAN TERBENAMNYA MATAHARI

Ass. Kisah Teladan Buat Kita Semua 



Ada seorang Nabi yang Mampu Menahan Terbenamnya Matahari, siapakah nabi tersebut...
Sumber adalah hadits Rasulullah SAW, dari Abu Hurairah ra.


KISAHNYA


Setelah Nabi Musa as wafat, Nabi Yusya' bin Nun membawa Bani Israil untuk keluar dari padang pasir. Mereka berjalan hingga menyeberangi sungai Yordania dan akhirnya sampai di kota Jerica (Yeriko). Kota Jerica adalah sebuah kota yang mempunyai benteng dan pintu gerbang yang sangat kuat. Bangunan-bangunan di dalamnya tinggi-tinggi serta berpenduduk padat.
 Nabi Yusya' bersama kaumnya, Bani Israil, mengepung kota tersebut sampai 6 bulan lamanya.
Pada suatu hari, mereka bersepakat untuk menyerbu sampai ke dalam. Dengan diiringi suara terompet dan pekikan takbir, serta semangat yang kuat, mereka berhasil menghancurkan benteng kota dan memasukinya.
 Di dalam kota Jerica, mereka mengambil harta rampasan dan membunuh siapa saja yang mencoba menghalanginya.
Mereka juga memerangi sejumlah raja yang berkuasa di Syam.
 Hari itu adalah hari Jum'at, peperangan belum juga usai sementara matahari sudah hampir terbenam. Berarti hari Jum'at akan segera berlalu dan hari Sabtu akan segera tiba. Padahal, menurut syariat, pada hari sabtu dilarang untuk melakukan peperangan.
 Doa Nabi
Nabi Yusya' kemudian berkata,
"Wahai Matahari, sesungguhnya engkau hanya mengikuti perintah Allah SWT, demikian pula aku. Aku bersujud mengikuti perintahNya. Ya Allah, tahanlah matahari itu untukku agar tidak terbenam terlebih dahulu."
 Dengan izin Allah SWT, matahari itu tidak terbenam dulu, sebelum negeri itu ditaklukkan.
Setelah Baitul Maqdis dapat dikuasai oleh Bani Israil, mereka pun hidup di dalamnya dan Nabi Yusya' yang memerintah mereka dengan kitab Allah, kitab Taurat sampai akhir hayatnya.
Beliau kembali ke hadirat Allah SWT saat berumur 127 tahun dan masa hidupnya 27 tahun setelah wafatnya Nabi Musa as.
 Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Sesungguhnya matahari itu tidak pernah tertahan untuk terbenam hanya karena seorang manusia yang bernama Yusya' yaitu pada malam-malam dia berjalan ke Baitul Maqdis untuk berjihad."
 Diriwaytkan pula oleh Abu Hurairah ra dari Rasulullah SAW. Ada seorang Nabi dari Nabi-Nabi Allah yang ingin berperang, dan dia berkata,.
"Tidak boleh ikut bersamaku dalam peperangan ini, seorang laki-laki yang telah berkumpul dengan istrinya dan mereka mengharapkan seorang anak, tapi belum mendapatkannya. Begitu pula orang yang membangun rumah tapi atapnya belum selesai. Juga tidak boleh ikut bersamaku orang yang telah membeli kambing atau unta bunting yang dia tunggu binatang itu beranak."
 Maka berangkatlah Nabi itu berjihad.
Ketika sudah berada di dekat daerah yang dituju, saat Ashar telah tiba atau hampir tiba, maka Nabi itu berkata kepada matahari,
"Wahai matahari, engkau tunduk kepada perintah Allah dan aku pun demikian. Ya Allah, tahanlah matahari itu sejenak agar tidak terbenam."
 Maka Allah SWT menahan matahari itu hingga Nabi itu bersama kaumnya menaklukkan daerah tersebut. Kemudian mereka Mengumpulkan semua harta rampasan di sutau tempat. Namun tiba-tiba saja ada api yang menyambar, tetapi api tidak sampai membakar harta rampasan itu.
 Nabi Yusya' berkata,
"Diantara kalian ada yang berkhianat, masih menyimpan sebagian harta rampasan. Aku harap seseorang dari setiap kabilah bersumpah kepadaku."
 Satu persatu seseorang dari tiap kabilah bersumpah.
Tiba-tiba tangan Nabi Yusya' lengket pada tangan dua atau tiga orang.
"Kalian berkhianat," teriak Nabi Yusya'.
 Dan orang-orang yang berkhianat itu mengeluarkan emas sebesar kepala sapi.
Emas itu kemudian dikumpulkan dengan harta rampasan lainnya. Harta rampasan itu dukumpulkan di sebuah lapangan, dan tiba-tiba saja datanglah api menyambar dan melalapnya.
 Rasulullah SAW bersabda,
"Harta rampasan memang tidak pernah dihalalkan untuk umat sebelum kita, dan dihalalkan untuk kita karena Allah melihat kelemahan dan ketidakmampuan kita."


Gambar : http://4.bp.blogspot.com

MUKJIZAT AL-QURAN TENTANG CAP JARI

MUKJIZAT AL-QURAN TENTANG CAP JARI


Setiap orang, termasuk mereka yang lahir kembar, memiliki pola cap jari yang khas dan berbeda di antara satu sama lain. Itulah sebabnya, cap menjadi tanda pengenal manusia untuk membedakan seseorang dengan orang lain.
Menurut Harun Yahya, sistem pengekodan ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan ketika ini. Penekanan pada cap jari mempunyai makna sangat khusus.

Apa pasalnya? Menurut Harun Yahya, hal itu disebabkan cap jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki cap jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Itulah sebabnya mengapa cap jari digunakan sebagai identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan di seluruh dunia. Keunikan cap jari ini baru ditemui pada akhir abad ke-19 M.

Sebelumnya, orang menghargai cap jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al-Quran, Allah merujuk kepada cap jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting cap jari, yang baru mampu difahami di zaman sekarang.

Pada abad ke-7 M, Al-Quran telah menyebutkan bahwa cap jari menjadi tanda pengenal manusia. Dalam Al-Quran disebutkan mudah bagi  Allah untuk menghidupkan manusia selepas kematiannya, pernyataan tentang cap jari manusia secara khusus ditekankan dalam sebuah ayat.

Simaklah surah Al-Qiyamah ayat 3-4:

"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) hujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al-Quran, 75:3-4).



Sungguh Al-Quran adalah firman Allah yang Maha Benar.

Gambar :http://1.bp.blogspot.com

Senin, 19 Agustus 2013

Mike Tyson: Saya Menangis, Saya Berada di Salah Satu Taman Surga

Mike Tyson: Saya Menangis, Saya Berada di Salah Satu Taman Surga


Mike Tyson yang terkenal dengan julukan Si Leher Beton boleh garang di atas ring tinju. Tak gentar berhadapan dengan siapapun. Namun, di Masjid Nabawi, ia tertunduk dan meratap hingga air matanya pun mengalir. 
Inilah pengalaman spiritual mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson ketika melaksanakan ibadah umroh. Tyson menginjak Tanah Suci untuk kali pertama pada Jumat, 2 Juli 2010.

Petinju yang selalu meng-KO lawannya di ronde pertama itu tinggal di hotel dekat Masjid Nabawi dan mendapat sambutan luar biasa dari fansnya. Ia mendapat pengawalan ketat saat melakukan shalat Zuhur.
Tyson mengaku mendapat pengalaman spiritual luar biasa selama Umroh di Arab Saudi. “Saya senang punya fans yang mencintai saya di Arab Saudi. Tapi, saya berharap mereka meninggalkan saya sendiri untuk menikmati momen spiritual di Tanah Suci. Saya tidak kuasa menitikkan air mata ketika saya mengetahui bahwa saya berada di salah satu taman surga,” ujar Tyson saat mengunjungi masjid Nabawi.

Dari Madinah, Tyson melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan umroh. Usai melakukan umroh di Mekkah, Mantan juara tinju dunia ini mengunjungi Jeddah, Abha dan Riyadh.

Tyson yang bernama lengkap Michael Gerard Tyson lahir di New York City, Amerika, 30 Juni 1966. Tyson memeluk Islam ketika masih dipenjara pada pertengahan tahun 1990. Secara resmi, tahun 1995, selepas dari penjara di Indiana, Tyson mengumumkan hijrah memeluk agama Islam yang telah dipelajarinya selama di dalam penjara, dengan nama baru Malik Abdul Aziz.

Adalah sebuah perjalanan yang panjang dan berliku bagi Michael Gerard "Mike" Tyson untuk menjadi Malik Abdul Aziz. Dulu ia selalu dirundung skandal wanita, kini ia berkata "I love my family". Dulu ia bangga dengan sarung tinjunya, kini ia tawadhu dengan kopiah putihnya.

Kini, si Leher Beton itu tak lagi berjaya. Tapi dia mengaku hidup lebih tenang. “Saya punya istri, dan anak-anak terbaik, yang rasanya tak pantas saya miliki. Tapi mereka ada untuk saya. Saya sangat bersyukur,” ujarnya.

Sumber : 

Subhanallah..!! Bayi Ini Lahir Bersama Alquran Kecil dari Rahim Ibunya

Subhanallah..!! Bayi Ini Lahir Bersama Alquran Kecil dari Rahim Ibunya


Ulama terkenal dari Nigeria pada Senin (14/5) bergumul di Mushin, Provinsi Lagos, barat daya Nigeria, untuk menyaksikan upacara penamaan seorang bayi. Bayi tersebut bukan bayi biasanya sehingga harus masuk pemberitaan di media, namun bayi yang terlahir pada 7 Mei 2012 tersebut terlahir dengan membawa sebuah Quran kecil di tangannya dari rahim ibunya.
Allahu akbar! Setelah menyampaikan sebuah kultum, seorang ulama Nigeria, Ustadz Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut dengan nama Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo. 
Dalam pemberian nama tersebut, Ustadz Abdul Rahman juga menasihati sang ibu dari jabang bayi tersebut bahwa bayinya bukanlah seorang nabi meskipun ia terlahir dari rahimnya sambil memegang Quran. Beliau juga menambahkan bahwa hal tersebut merupakan kehendak Allah, untuk mengirim bayi tersebut ke dunia dengan cara yang menakjubkan, yakni terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya. 
Ulama lain yang ikut dalam acara tersebut antara lain Sheikh Abdulraman Sulaiman Adangba, Ketua dari Komunitas Nasrulifathi Ustadz Alhaji Abdullahi Akinbode, dan Dr Ramoni Tijani dari Komunitas Islam Alifathiquareeb. 
Sebelumnya pada Ahad (13/5), ibu dari sang jabang bayi ini menyatakan diri memeluk Islam setelah melihat bayinya terlahir dengan membawa Quran dari rahimnya. Kini, sang ibu 32 tahun yang dulu bernama Kikelomo Ilori ini kemudian berganti menjadi Sherifat. 
Hal serupa juga dilakukan oleh nenek sang jabang bayi yang dulu memeluk agama Kristen sekarang menjadi seorang Muslim dan mengganti namanya dengan nama Islami. Di luar rumah sang jabang bayi, bejibun pedangang tumpah ruah menjual berbagai suvenir tentang bayi tersebut, mulai dari kaos, tasbih, dan foto-foto sang jabang bayi yang terlahir membawa Quran tersebut. 
Kelahiran sang jabang bayi tersebut hingga saat ini masih mengundang kontroversi, dimana para sekularis menganggap sesuatu yang mustahil bagi seorang bayi terlahir dengan memegang (membawa) Quran dari rahim sang ibu. Namun di lain pihak, banyak yang berpendapat bahwa apa pun bisa terjadi jika Allah berkehendak. Wallahu’alam bish shawwab....

Sumber

Mualaf Wanita Makin Banyak Di Inggris

Mualaf Wanita Makin Banyak Di Inggris


Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan
konsumerisme dan imoralitas. Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit putih muda mengadopsi agama Islam, tahun lalu tercatat sekitar 5.200 orang di Inggris memilih Islam diantaranya adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair.

Tahun lalu Lauren Booth, saudara ipar mantan Perdana Menteri Tony Blair, menarik perhatian luas ketika ia mengumumkan bahwa ia telah masuk Islam. Pengamat masalah Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., MA kepada koresponden Antara London, Senin menyebutkan fenomena bertambahnya jumlah Muslim di Inggris, terutama White British ke Islam tidak bisa dilepaskan dari tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai Islam.

Menurut dosen di Universitas Gajah Mada yang sedang mengambil Phd di Essex University, mengatakan, jumlah masyarakat Muslim sejak beberapa dekade terakhir dan semakin meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir. Hakimul Ikhwan mengatakan menarik untuk melihat alasan sebagian wanita yang convert adalah karena Islam "membebaskan" mereka dari konsumerisme dan immoralitas dengan penggunaan burqah, jilbab, kerudung dan busana muslimah sejenisnya.

Lagi-lagi berbasis spirit demokrasi dan individualitas, wanita berbusana muslimah banyak ditemui di berbagai kota di Inggris. Para immigran bisa dengan bebas berbusana muslimah.
Kondisi ini menyajikan "cermin" bagi wanita Inggris menjawab problem konsumerisme dan kebiasaan pesta di kalangan muda Inggris, ujar sarjana sosiologi UGM Yogjakarta.

Justru diminati
Hakimul mengungkapkan muncul pertanyaan, mengapa Islam yang cenderung tampil dengan wajah negatif (radikal destruktif) justru diminati atau menarik "White British untuk Convert ke Islam" Fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Menurut Hakimul Ikhwan, yang sedang melakukan riset S3 nya Islamifikasi di Inggris dan Barat, pertama, prinsip-prinsip Barat yang menekankan pada kreativitas dan kebebasan berfikir individu memungkinkan individu-individu di Inggris untuk mempelajari (mengkaji) lebih dalam mengenai Islam.

Informasi yang sangat luas mengenai Islam bisa didapat melalui internet, ujar dosen sosialogi UGM, menambahkan selain itu, diskursus mengenai Islam dan masyarakat Muslim menjadi topik kajian dan penelitian yang semakin diminati di perguruan tinggi. Ketika Islam dikaji oleh individu dalam kerangka akademik/ intelektual, maka sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan (scientific Barat) harus mengakses beragam sumber pemikiran (school of thoughts) dan mazhab yang beragam (pros and cons).

Hal ini memungkinkan tampilnya kekayaan tafsir, hikmah (wisdom), dan humanity dalam Islam. Islam yang nonradikal, damai (peaceful), moderat dan pluralis semakin menarik perhatian masyarakat Barat, ujar salah satu pendiri MASIKA ICMI Yogyakarta, dan ketua Indonesian Moslem Association in Nottinghamshire-Leicestershire, UK .

Kecenderungan ketertarikan terhadap Islam yang antikekerasan dan moderat bisa dilihat misalnya dalam wacana dialog multiagama (multi-faiths dialog) serta upaya untuk "mengarusutamakan" (mainstreaming) Islam yang non-Timur Tengah. Dikatakannya dalam konteks inilah, Indonesia menjadi primadona.

"Wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran dan sadar gender, misalnya menjadi "topik" utama yang diangkat oleh mantan PM Tony Blair dan Presiden AS Barrack Obama dalam kunjungan mereka ke Indonesia," ujar Hakimul Ikhwan, yang meraih Master di bidang Politics dan Social Policy di University of Nottingham, Inggeris.

Sebagai bagian dari masyarakat Muslim Indonesia, memiliki kesempatan besar yang luar biasa untuk menjadikan ekspresi Islam Indonesia sebagai "mainstream" atau alternatif dari ekspresi Islam Timur Tengah yaitu Islam adalah satu dalam kaitannya dengan Al-Qur'an, tetapi ekspresinya berbeda-beda di Timur Tengah, India Pakistan dan Indonesia. Selain faktor publisitas dan discourse Islam yang menguat di tingkat global, faktor lain yang juga sangat menentukan meningkatnya conversion ke Islam di kalangan White British adalah meningkatnya jumlah para imigran Muslim di Inggris seperti dari Pakistan, Turki, Bangladesh, Timur Tengah, dan Asia seperti Indonesia dan Malaysia.

Banyaknya imigran muslim tersebut membuat simbol-simbol Islam tersebar luas dan dapat ditemui di berbagai penjuru kota. Misalnya, Butcher Halal atau halal meat, pizza halal, dan lain sebagainya seperti banyaknya wanita di jalan yang mengenakan jilbab.

Istilah "halal" telah menjadi "ikon" publisitas yang sangat efektif tentang Islam. Penjualan daging halal di supermarket seperti Tesco, Asda, dan Sainsburry, misalnya, membuat Menteri Pertanian Inggris harus menjelaskan kepada publik tentang pengertian daging halal atau halal meat. Dalam perkembangannya, halal meat tidak semata soal Islam, tetapi juga soal makanan yang sehat Healthy meat/food, demikian Hakim.

Sumber :  
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/11/01/10/157520-makin-banyak-wanita-inggris-menjadi-muslimah

AdSense